« elegi malam (2) | Main | hati, tutur dan tatap »

januari

aku mengacak arak mega
dan kutemukan matahari januari
bersinar
tapi hangatnya tak pernah terasa

aku hentak mekar musim semi
dan kutemukan salju januari
putih dan lembut
tapi dinginnya tak sedikitpun menusuk

aku hirup fajar pagi
dan kutemukan sejuk angin mei
hangat yang sama
getar yang tak berbeda
imaji yang itu itu saja

ah...
rasa itu datang lagi

-

alif,05042006,00:29

Comments

Finally, neh blog di- up date juga! Hmmhhh...gara2 ga pernah di up date penyelidikanku jd ga lancar..!

reka, tolong hasil penyelidikan sementara disampaikan ke publik, hehehe...

share dunk imaji nya al..

sejuk angin mei? bukannya di Norway dingin ya Lief??? *Norway gitu loh..*

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .