« November 2005 | Main | February 2006 »

elegi malam

-

ketika tapak senja mulai melangkah
bila langit melepas warna emas terakhirnya
dan awan keruh menyaru dengan gulita
-
aku berharap riang menyambut malam
namun tiap detiknya adalah penderitaan

karena insomnia akut sialan
dengan hening yang berarti kesepian
dan tengokan yang menghadir tumpukan sesal

-
aku berharap sangat kepada mimpi
namun datangnya adalah nelangsa panjang
tentang hari lalu yang indah
tentang bau harum yang sungguh aku kenal
tentang tatapan teduh yang tak mungkin lagi aku rengkuh
tentang dekap hangat kepercayaan
tentang sayap - sayap pencapaian
tentang lukisan indah kanvas masa depan
tentang ............
-

aku berharap lelah kepada fajar
namun keberadaanya adalah merutuk diri
bersama redupnya fatamorgana mimpi
-
aku berharap pasrah kepada embun
agar menyemikembalikan asa
-
tapi berharap embun adalah tegas nestapa
karena embun sudah musnah
sebelum pagi menjadi

-

alif,23012006,19.10

Bercakap dengan Bulan

-

tidak biasanya
malam ini Bulan turun perlahan
sesekali sinarnya
membelai lembut riak - riak telaga

-

kepadanya aku berkata:
"bolehkan aku menyampaikan cerita"
"tentang pelangi di selatan sana"

-

Bulan tersenyum

-

"tuan...."
"hari ini pelangi bertanya"
"tentang makna yang ditulis sang pena"
"dan kenapa baru sekarang aku kagumi indah warnanya"

-

hening sejenak...

-

"Apa yang kau jawab?" kata Bulan

-

"tuan...."
"Aku hanya membisu di depannya"

-

"demi malam yang menghadirkan mimpi"
"dan demi fajar yang menghadirkannya kembali"
"sungguh, aku tak tahu banyak tentang pelangi"
"tentang kemilau warna dan peri - peri di sekelilingnya"

-

"tapi, tuan..."
"aku ingin sekali berhadap dekat"
"meski tak mudah melisankan"
"dan tak pernah cukup kata menjadi penjelas tanya"
"cukup sinarnya menghujam ke dada"
"biar dia temukan disana"
"sang hati sedang bercerita dengan riangnya"

-

-

dari ujung utara bumi,.......
alif, 19012006, 17.18

-
(cross-posted in my blog here)

...............

mulanya adalah syair dalam nada

kemudian kenangan demi kenangan

-

awalnya adalah rasa

selanjutnya adalah harap dan perjuangan

-

-

dari ujung utara bumi.......

alif, 15012006, 00.02

pinta

Rabb..
aku ingin mencintainya
dalam kesederhanaan angin yang meniup lembut dedaunan
seperti embun pagi yang menanti datang mentari
atau putihnya salju di semu kabut senja

-

Rabb..
kalaupun asa ini digantungtinggikan terlalu
hingga tangan tangan rapuh tak kuasa merengkuh
biarkan terburai bahagianya asa
tidak sejengkalpun mengurangi pendar sinarnya

-

biarkan aku
hilang seperti gelap malam
dan dia
mekar bagai sang fajar
dengan semburat jingga di penjuru cakrawala

-

alif,13012006,19:33